Tuesday, April 19, 2016

Langkah Tepat Bebas Hutang Kartu Kredit (5)

- Menjual aset berupa rumah

Berikut ini cara yang bisa dilakukan dalam menjual rumah :
  •  
    Jual rumah secepatnya, bisa melalui iklan ataupun perantara, atau kedua-duanya. Usahakan  menjualnya dengan harga yang cukup tinggi agar sisa dana penjualan rumah bisa digunakan  untuk membeli rumah lagi yang lebih bagus secara tunai (bisakah?)
  •  Ketika penjualan rumah sudah dilakukan, segeralah minta uang muka yang cukup bila  digunakan untuk melunasi tagihan kartu kredit. Beri jangka waktu tertentu bagi calon pembeli  untuk melunasinya. Jika dalam jangka waktu tertentu itu calon pembeli tidak bisa melunasi  pembayaran rumah, maka uang muka dianggap hangus.
  • Segeralah melunasi tagihan kartu kredit dengan uang pembayaran uang muka rumah itu.
  •  Pengguna kartu kredit bisa langsung mencari alternatif rumah baru yang akan dibeli. Jangan  membeli rumah baru karena harganya bisa dipastikan jauh lebih mahal dari harga pasaran pada  umumnya. Rumah bekas namun dalam kondisi bagus dari segi desain, kualitas bangunan, dan  lokasi yang strategis bisa jadi memiliki harga yang lebih murah daripada rumah baru dengan  lokasi yang lebih jauh dari kota. Pengurusan balik nama sertifikat juga akan lebih mudah  dilakukan daripada pembelian rumah baru dari developer. Segera putuskan dengan memberi  uang muka sekedarnya dan minta waktu pelunasan yang cukup panjang.
  •  Apabila pada saat jangka waktu pelunasan rumah belum ada pelunasan dari calon pembeli,  maka uang muka dianggap hangus. Pengguna kartu kredit tidak harus menjual rumah itu  karena tagihan kartu kredit sudah bisa dilunasi. Hangusnya uang muka adalah risiko yang  harus dihadapi calon pembeli karena kegagalan menjalankan kewajiban pelunasan tepat pada  waktunya.
  •  Namun apabila pelunasan rumah benar-benar terjadi, pengguna kartu kredit bisa langsung  melanjutkan proses jual-beli rumah baru yang sudah diberi uang muka sebelumnya. Dengan  demikian, masalah kartu kredit terselesaikan, rumah baru dengan kualitas bagus juga bisa  dimiliki.
  •  Seandainya, uang sisa untuk membeli rumah baru masih tetap saja kurang, maka bisa diajukan  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di mana bunga cicilannya jauh lebih rendah daripada bunga  kartu kredit dengan jangka waktu cicilan yang lebih lama pula. Sumber dari Bank Tabungan  Negara (BTN) menyebutkan suku bunga KPR rumah hanya berkisar 8,2%-8,5% saja.  Angsuran bisa dilakukan dengan murah sesuai kemampuan pengguna kartu kredit karena j  jangka waktu cicilan bisa mencapai 10 tahun.

Monday, April 18, 2016

Langkah Tepat Bebas Hutang Kartu Kredit (4)

iv.  Pengajuan Leasing atas Aset Rumah
Leasing tidak hanya mobil saja. Rumah pun bisa di leasing-kan. Dana yang bisa dicairkan maksimal juga 80% dari nilai jual rumah. Cukup mengunjungi kantor bank terdekat, sampaikan ingin mengajukan kredit dengan jaminan aset rumah, maka petugas dari bank akan dengan senang hati membantu proses itu. Produk kredit perorangan yang kemungkinan besar bisa diajukan adalah kredit untuk membangun atau merenovasi rumah. Suku bunga yang dibebankan pada umumnya adalah 12,5% per tahun (mengikuti pasar) dengan jangka waktu angsuran maksimal 10 tahun.

kartu kredit
v.   Menjual Aset
Ini adalah rekomendasi terkahir bagi pengguna kartu kredit dalam mendapatkan dana untuk melunasi utang kartu kredit. Namun, cara ini termasuk cara paling mudah dan cepat untuk mendapatkan dana itu. Dan solusi-solusi ke depan setelah penjualan aset juga relatif bisa diterima dengan baik oleh pengguna kartu kredit. Berikut, 2 contoh penjualan aset yang mudah dijalankan :

- Menjual aset berupa mobil
Seperti ditulis sebelumnya, mobil termasuk aset yang paling mudah dicairkan. Selain diajukan leasing, bisa juga dijual baik melalui iklan, langsung ke show room atau makelar mobil. Dijual sendiri melalui iklan akan memungkinkan mobil dibeli pembeli pemakai secara langsung, sehingga harga jualnya bisa lebih tinggi daripada dijual melalui makelar dan show room.

Setelah mobil terjual, segera lunasi tagihan kartu kredit. Sisa dana yang ada dari penjualan mobil bisa digunakan untuk uang muka pembelian mobil yang lain baik baru maupun bekas. Atau dibelikan mobil bekas yang dalam keadaan baik, namun dibeli secara tunai. Dalam kasus ini, masalah utama pelunasan tagihan kartu kredit telah teratasi, dan pengguna kartu kredit masih bisa memakai mobil seperti biasa bersama keluarga. Bunga yang dibebankan pada angsuran pembelian mobil juga jauh lebih murah daripada bunga kartukredit.

- Menjual aset berupa rumah
Keputusan ini memang agak berat. Tapi kalau memang tidak ada jalan keluar lagi, maka menjual rumah bisa dilakukan dengan lapang dada.

Friday, April 15, 2016

Langkah Tepat Bebas Hutang Kartu Kredit (3)

ii. Pengajuan Kredit Tanpa Agunan
Banyak sekali pengusaha yang ingin mendapatkan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) ini. Jika dilogika, kata-kata “tanpa agunan” inilah yang menurut pengusaha sangat menggiurkan karena tidak ada aset yang harus dijaminkan. Persyaratan utama yang dibutuhkan selain data dan alamat pemohon
kartu kredit
adalah slip gaji dan data neraca usaha yang telah dijalankan. Dana yang bisa dicairkan tidak hanya sedikit seperti kartu kredit. Jika slip gaji atau data usaha yang dijalani bagus, tidak menutup kemungkinan adanya pencairan di atas Rp 100.000.000,00. Bunga yang dibebankan juga bunga cicilan pada umumnya, tidak sebesar yang dibebankan oleh kartu kredit.

Hanya saja, untuk mendapatkan KTA ini ada salah satu syarat yang harus diselesaikan oleh pengguna kartu kredit, yaitu harus membereskan tagihan kartu kredit terlebih dahulu, apa pun caranya.
Pengguna kartu kredit memiliki kemungkinan mendapatkan fasilitas KTA ini, dan bisa diajukan dengan mudah apabila kartu kredit dalam keadaan baik. Apabila disetujui, pencarian dana yang terjadi bisa digunakan sebagaian untuk melunasi tagihan kartu kredit. Selanjutnya, pengguna kartu kredit bisa mengangsur cicilan KTA tersebut dengan tenang sambil bekerja seperti biasa.

iii. Pengajuan Leasing atas Aset Mobil
Aset berupa mobil merupakan salah satu aset yang sangat likuid atau mudah dicairkan dalam bentuk uang. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran kartu kredit, bisa segera dilunasi dengan mencairkan uang tunai dari aset mobil yang dimiliki. Caranya adalah dengan mengajukan leasing kepada bank penyedia jada leasing seperti BCA, Sinarmas, BAF, ACC, dan banyak yang lainnya. Pencairan dana leasing mobil maksimal adlaah 80% dari harga mobil. Misalnya, harga mobil adalah Rp 100.000.000,00 maka bisa dicairkan uang senilai maksimal Rp 80.000.000,00 dengan bunga cicilan rendah, yaitu 9% per tahun. Pencairan tidak harus maksimal, misalnya diambil 30% saja (Rp 30.000.000,00) dalam jangka waktu 2 atau 3 tahun juga boleh, sehingga cicilan bisa dilakukan dengan sangat ringan.

Thursday, April 14, 2016

Langkah Tepat Bebas Hutang Kartu Kredit (2)

• Dibayar Sesuai Tagihan Minimum
Ketika dana untuk membayar lunas tagihan kartu kredit belum bisa didapatkan, ada salah satu alternatif pembayaran kartu kredit yaitu membayar tagihan minimum sejumlah 10% dari total tagihan. Harap bersiap-siap pembayaran tagihan minimum ini tidak akan mengurangi jumlah total tagihan kartu kredit secara signifikan pada bulan selanjutnya. Apalagi bila pembayaran dengan jumlah minimum itu terjadi setelah tanggal 20 (masa jatuh tempo). Pembayaran tagihan minimum hanya bersifat sementara saja untuk menunda pelunasan tagihan kartu kredit yang akan berubah menjadi utang kartu kredit.

Catatan :
  • Pembayaran tagihan minimum di atas tanggal 20 akan dikenakan konsekuensi bunga dan denda yang tidak sedikit.
  • Pembayaran pelunasan utang kartu kredit di atas tanggal 20 harus atas sepengetahuan petugas bank terlebih dahulu, agar tidak dianggap sebagai pembayaran tagihan yang terlambat.
  • Komunikasi antara pengguna kartu kredit dengan petugas bank penerbit kartu kredit sangat diperlukan agar bisa diketahui segala konsekuensinya atas keputusan yang diambil.
Ketika mengambil keputusan “bayar tagihan minimum” ini, pengguna kartu kredit harus bersunggu-sungguh dalam melunasi tagihan kartu kredit pada bulan berikutnya. Dana yang digunakan untuk melunasi bisa bersumber dari manapun karena bank penerbit kartu kredit tidak akan mau tahu dari mana uang itu didapatkan. Dalam dua kemungkinan yang akan dihadapi oleh pengguna kartu kredit, yaitu :

  • Mendapatkan dana untuk pelunasan, maka langsung saja dilunasi tagihan tersebut sebelum datang masa jatuh tempo pada bulan berikutnya.
  • Tidak mendapatkan dana untuk pelunasan, maka pengguna kartu kredit harus bertindak dengan tegas usaha dan langkah apa yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan dana darurat secepat mungkin, di antaranya :

i. Pengajuan Diubah Menjadi Cicilan Tetap
Proses pengajuan cicilan tetap ini sebenarnya memiliki batas waktu maksimal pengajuan 14 hari setelah transaksi-transaksi dilakukan. Namun untuk kasus keterlambatan pembayaran tagihan kartu kredit ini, pihak bank penerbit kartu kredit bisa saja memberikan kebijaksanaan khusus kepada pengguna kartu kredit. Bagaimanapun juga, bunga yang dibebankan pada program cicilan tetap jauh lebih kecil daripada bunga kartu kredit. Pengguna kartu kredit juga bisa mengajukan tempo pembayaran cicilan tetap yang lebih lama agar jumlah cicilan bulanan menjadi lebih ringan.

Wednesday, April 13, 2016

Langkah Tepat Bebas Hutang Kartu Kredit (1)

Berikut ini langkah-langkah sistematis yang seharusnya dilakukan pengguna kartu kredit ketika tiba-tiba dalam situasi tidak bisa membayar tagihan kartu kredit :

1. Periode Penggunaan Aktif Kartu Kredit
Pada masa ini, kartu kredit boleh dikatakan dalam keadaan sehat. Pembawa kartu kredit boleh memakai kartu kredit untuk pembayaran apa pun asalkan tidak melebihi batas maksimalnya. Menarik uang secara tunai dari ATM dan menggesek kartu kredit di toko perhiasan atau toko elektronik juga dibolehkan. Namun sekali lagi, penggunaan kartu kredit sebaiknya adalah dalam batas-batas kewajaran dan sesuai kebutuhan saja. Penggunaan kartu kredit untuk memenuhi gaya hidup konsumtif sangat tidak dianjurkan.

2. Periode Tanggal Jatuh Tempo
Setelah kartu kredit digunakan selama satu bulan, pada bulan berikutnya pengguna kartu kredit akan mendapatkan surat tagihan yang berisi perincian transaksi-transaksi beserta biaya-biayanya dan tanggal jatuh tempo. Biasanya tanggal jatuh tempo ditentukan tanggal 20 pada bulan surat tagihan dikirim. Di sinilah kewajiban dan kredibilitas pengguna kartu kredit ditentukan. Namun jika pengguna kartu kredit mengalami kesulitan pembayaran, secara otomatis dia masuk dalam pengawasan bank penerbit. Bahkan informasi itu bisa diakses ke seluruh bank penerbit yang lain. Pada kondisi ini, ada beberapa pilihan bagi pengguna kartu kredit :

•  Dibayar Lunas
Jika pengguna kartu kredit melakukan langkah bayar lunas sebelum tanggal jatuh tempo, maka termasuk golongan pengguna kartu kredit yang baik. Bank penerbit tidak peduli dari mana uang itu berasal. Bahkan ketika uang itu berasal dari hasil menggesek kartu kredit lain, dari cairnya pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau dari kredit-kredit yang lain, tidak akan menjadi penilaian khusus dari bank penerbit kartu kredit. Pada kasus pembayaran lunas yang menggunakan dana dari hasil “menggesek” kartu kredit yang lain, sifatnya hanyalah menunda masalah saja. Namun jika itu adalah satu-satunya jalan keluar, tidak ada salahnya dicoba. Selama prosedur “menggesek” itu masih bisa dilakukan, kenapa tidak?

Dalam peraturan Bank Indonesia terbaru (PBI no 14/12/2012), penyalahgunaan kartu kredit seperti hal di atas memang dilarang. Menggesek kartu kredit untuk maksud itu termasuk dalam kategori penyalahgunaan kartu kredit. Namun dalam kenyataannya, praktik “menggesek” kartu kredit ini masih tetap berjalan. Bahkan toko perhiasan dan toko perangkat elektronik semakin berlomba memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Ada yang memberi potongan bunga yang ringan, ada pula yang melayani jasa “titip” kartu kredit. Setelah kartu kredit dititipkan di toko tersebut, pelanggan bisa meminta digesekkan kartu kreditnya dan ditransfer ke rekening pelanggan sesuai jumlah yang diminta asalkan masih di bawah batas maksimal.

Artinya, menggesek kartu kredit masih tetap bisa dijalankan, bahkan tanpa tanda tangan autentifikasi sekalipun. Dana yang didapat dari menggesek kartu kredit itu bisa digunakan untuk menjalankan usaha, atau digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit yang lain yang telah memasuki tangga jatuh tempo.

Tuesday, April 12, 2016

Jika Tak Ada Uang Bayar Tagihan Kartu Kredit (2)

•  Jual Aset
Jika dengan bekerja lebih keras dan menambah mata pencaharian masih belum bisa mencukupi kebutuhan uang untuk membayar tunai, yang perlu dilakukan adalah menjual aset pribadi. Telepon seluler, TV, LED, home theatre, sepeda motor, mobil, bahkan rumah bisa dijual demi menyelesaikan tunggakan kartu kredit ini. Menjual rumah adalah alternatif yang paling akhir untuk mendapatkan uang dalam jumlah besar. Ketika uang sudah didapat, segera sisihkan untuk melunasi tunggakan kartu kredit dan segera pula sisa uang itu dibelikan rumah baru yang siap untuk dihuni. Hindari membeli rumah dengan pembayaran cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kecuali jika sangat terpaksa.

kartu kredit
•  Tetap Berbesar Hati dan Sabar
Dalam menghadapi situasi ini, pengguna kartu kredit harus bisa benar-benar bersabar. Menahan rasa malu terhadap tetangga, keluarga, dan teman-teman dekat atas kejadian gagal bayar kartu kredit adalah hal yang sangat berat. Tapi kalau semua susah terlanjur, tidak bisa untuk dihindari. Tetaplah berbesar hati, yakin bahwa semua cobaan itu bisa dilalui dengan baik. Lebih banyak berdoa akan meringankan beban dan langkah dalam usaha-usaha keluar dari permasalahan keuangan ini.

•  Mengambil Hikmah
Ketika semua tagihan sudah dibayarkan dengan lunas, tentu akan ada pelajaran berharga yang harus bisa diambil dari kejadian ini. Hidup konsumtif harus segera ditinggalkan. Gaya hidup yang berlebihan dan cenderung memupuk rasa tinggi hati akan semakin membuat orang menjadi sombong. Kegagalan membayar tagihan kartu kredit hanyalah cobaan kecil dari Tuhan. Masih ada cobaan yang jauh lebih berat yang mungkin diterima orang lain. Kegagalan membayar tagihan kartu kredit hanyalah cobaan finansial. Jauh lebih ringan daripada cobaan pertengkaran keluarga, pertikaian bisnis, pengkhianatan cinta, penyakit kronis, bencana alam, perang, dan cobaan berat lainnya. Solusinya hanyalah satu, membayar tagihan kartu kredit itu secara lunas dengan segera.

Keterangan di atas adalah gambaran umum yang bisa dilakukan pengguna kartu kredit ketika berada dalam situasi “ketika sudah terlanjur” itu. Secara teknis, terdapat langkah-langkah sistematis yang seharusnya dilakukan pengguna kartu kredit ketika tiba-tiba dalam situasi tidak bisa membayar tagihan kartu kredit.

Monday, April 11, 2016

Jika Tak Ada Uang Bayar Tagihan Kartu Kredit (1)

Ada langkah-langkah yang harus diambil ketika memang benar-benar tidak ada uang yang bisa digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit.

kartu kredit
• Jangan Bayar Jika Tidak Ada Uang untuk Membayarnya
Sepertinya, ini adalah sebuah keputusan yang akan banyak menuai pertentangan. Namun, sejauh ini, justru dengan membayar tagihan minimal akan menjadikan masalah lebih besar. Kalau pembayaran minimal jumlahnya hanya sedikit dan hanya satu kali saja mungkin tidak ada masalah dengan tujuan untuk mengulur waktu saja. Namun, usaha untuk mendapatkan uang tetap harus dilakukan. Waktu yang dibutuhkan untuk menunda ini maksimal adalah 60 hari sebelum surat kuasa penagihan diberikan kepada pihak ketiga (debt collector).

• Tetapkan Niat untuk Segera Membayar Lunas Tagihan
Waktu 60 hari adalah waktu yang cukup lama bagi pengguna kartu kredit untuk membuat keputusan besar. Bisa utang dari teman dekat atau keluarga, bisa menjual aset atau bisa dengan menambah pekerjaan lagi. Dengan menetapkan niat untuk segera membayar lunas tagihan, dengan sadar ataupun tidak sadar, energi positif akan muncul dari diri pengguna kartu kredit untuk bisa mendapatkan keputusan terbaik. Jika ada telepon dari petugas bank, pengguna kartu kredit bisa mengatakan sejujurnya bahwa dia dalam keadaan tidak ada uang untuk membayarnya dan mencoba meminta saran dan bantuan solusi.

• Tetap Bekerja dan Tawakal
Menjalani hidup seperti biasa, apa adanya, menghadapi telepon dari petugas bank dengan santun dan tetap bekerja. Kalau perlu, menambah pekerjaan. Jika biasanya bekerja sebagai staf pada pagi hingga sore hari maka bisa menambah pekerjaan dengan berdagang pada sore sampai malamnya. Tidak lupa untuk tetap banyak berdoa dan berserah diri kepada Tuhan. Kumpulkan semaksimal mungkin gaji, komisi, keuntungan, dan pendapatan lain khusus untuk memenuhi kebutuhan pengembalian tagihan kartu kredit. Kencangkan ikat pinggang selama 60 hari, berhemat, kalau perlu berpuasa. Ketika dana sudah terkumpul untuk membayar lunas tagihan kartu kredit, segeralah membayarnya secara tunai atau sedikit lebih banyak. Usahakan untuk mendatangi bagian tunggakan kartu kredit di kantor penerbit kartu kredit dan menanyakan berapa jumlah total tagihan yang harus dibayarkan. Bila perlu, pembebasan denda dan bunga pun bisa diajukan.